Selamat berpisah lagi, meskipun aku masih ingin memandangimu tetapi lebih baik kau tiada disini. Sungguh tidak mudah bagiku menghentikan semua khalayan ini sepertinya aku tak ingin bernafas lagi. Dan jika kamu ada aku hanya bisa meradang menjadi yang disisimu.
Aku sangat membenci nasibku yang tak kunjung berubah,
kamu! Kamu salah satunya yang membuatku tak ingin berlalu begitu cepat, tetapi
kamu juga yang membuatku menunggu dan terus menunggu? Upaya ku tau diri tak
selalu berhasil jika ‘masih’ ada kamu didalamnya. Apalagi menyadarkan bahwa
kita tak pernah bersama.
Pergilah . . Pergilah dan menghilang saja dari
kehidupanku. Jangan pernah lagi kembali dan takkan kembali . . karena aku
mengerti, berkali-kali kau katakana. Kamu tak bisa mencintaiku. Dan
berkali-kali ku katakan, aku menyerah.
Created By : Syarifa Nur Aiman



0 komentar:
Posting Komentar